Wednesday, April 27, 2011

10 cara ANEH menghadapi KEMATIAN

Kematian bukanlah hal yang aneh bagi semua makhluk hidup , karena setiap yang bernyawa pasti akan berakhir pada kematian. namun bagaimana jika ada cara-cara aneh yang dilakukan oleh beberapa orang dalam menghadapi kematian . Berikut ini adalah 10 cara ter-aneh yang pernah dilakukan untuk menghadapi kematian:
1. Mumifikasi
mumifikasi Mumi-mumi dari jaman mesir kuno mungkin adalah mayat-mayat paling terkenal di dunia. System mumifikasi pada zaman itu dilakukan pada angota kalangan atas dengan cara mengeluarakn seluruh isi organ tubuh termasuk otak yang ditarik dengan sebuah kail melalui hidung. Kemudian tubuh-tubuh itu diisi dengan bahan-bahan kering seperti serbuk gergaji dan di bungkus dengan kain linen. Orang mesir kuno percaya bahwa mumifikasi akan mengawetkan jiwa selama perjalanannya menujju surge.
2. Cryonics (pembekuan)
cryonics Siapa yang tak pernah mendengar tentang pencarian keabadian oleh Walt Disney dengan cara mebekukan tubuhnya ? jika itu semua hanya legenda kuno, namun kebalikannya Ilmu cryonic adalah sebuah kenyataan, yang sampai saat ini hanya legal dilakukan bagi mereka yang telah dinyatakan meninggal. Segera setelah meninggal, mayat disimpan dalam larutan nitrogen yang berguna untuk mencegah proses perusakan atau pembusukan pada badan hingga saat dimana kematian adalah sesuatu yang mungkin untuk dibalikkan. Selama itu tubuh akan tetap ditempatkan dalam es.

3. Ngaben - Kremasi umat Hindu di Bali
ngaben Sedikit berlawanan dengan upacara pemakaman di daerah barat yang cenderung muram., upacara pembakaran mayat di Bali sedikit lebih meriah , suasananya mirip dengan sebuah karnaval dengan iring-iringan dijalan menuju ketempat dimana mayat akan dibakar. Dalam upacara ngaben ini , khusus bagi kalangan berkasta maka mayat akan dipindahkan kedalah patung lembu yang kemudian dibakar. Warna dan bentuk lembu akan mencitrakan siapa orang yang meninggal.
 
 
 
4. Plastinasi
plastination Kirim mayat anda pada tur museum ‘keliling dunia dengan plastinasi’, dikembangkan oleh seorang ilmuwan asal Jerman; Guther von Hagens. Pamerannya yang terkenal “Body Worlds” yang mempertontonkan cara controversial dalam mengawetkan tubuh, yang meliputi pemisahan tubuh dengan kulit, pembalseman dengan cairan pengeras serta memposekan tubuh dalam berbagai posisi yang “mendidik”
5. Pemakaman Goa Neanderthal
cave burial Sebelum orang Neanderthal memulai memakamkan mayat dengan dikuburkan, 100.000 tahun yang lalu. Mereka secara rutin meletakkan mayat-mayat jauh didalam mulut goa-goa di Eropa dan Timur Tengah. Menurut pendapat beberapa arkeolog, orang-orang Neanderthal percaya bahwa kegelapan dan misteri jauh di kedalaman goa sama seperti kediaman para dewa untuk berpindah ke alam yang lain.
6. Manusia Rawa
bog bodies Banyak wisatawan yang tewas ketika tak sengaja melintasi rawa Murki di daerah Eropa Utara, namun setidaknya beberapa orang terutama pada abad pertengahan sengaja dikuburkan disana dengan satu tujuan tertentu. Beruntung bagi para arkeolog, karena mereka bisa memepelajari tubu-tubuh malang dari manusia rawa ini secara lebih dekat ,hingga mereka menemukan bahwa make up kimia yang dihasilkan dari rawa telah menjaga daging tubuh-tubuh mayat tersebut dengan sangat baik.
7. Sky Burial di Tibet
sky burial Pernahkah anda berkeinginan untuk bisa terbang? Di Tibet anda dapat melakukan hal itu hanya ketika anda telah meninggal. Selain usaha untuk menguburkan mayat-mayat pada tanah dan bebatuan yang keras, beberapa orang Tibet juga membawa mayat-mayat orang yang mereka cintai keatas puncak gunung dan meninggalkannya untuk dimangsa oleh burung nasar. Mayat-mayat ini dipotong-potomg bahkan dicampurkan dengan susu dan tepung agar lebih lezat ,guna memastikan bahwa setiap potongannya terbang meninggalkan bumi menuju para dewa.
8. Pemakaman perahu orang Viking
ship burial Orang Viking pada abad pertengahan dikenal hidup dan meninggal di lautan. Setelah meninggal para Viking kaya ditempatkan pada sebuah kapal yang penuh dengan makanan, perhiasan atau bahkan pelayan dan ternak untuk kenyamanan mereka di akhirat. Kapal ini kemudian dikubur dalam tanah, dibakar atau dilayarkan ke lautan. Tujuan akhir dari arwah prajurit Viking adalah Valhalla, atau Istana Odin, yang terkenal dalam kisah Norse kuno.
 
 
 
9. Pemakaman Pohon
tree_burial Suku-suku asli di banyak daerah di dunia menenukan bahwa tempat terbaik untuk orang-orang yang telah meninggal adalah tempat yang tinggi daripada meletakkannya jauh dibawah. Suku-suku di Australia, Inggris, Columbia, Amerika serta barat daya Siberia dikenal telah mempraktekkan pemakaman pohon, yang meliputi pembungkusan mayat dengan kain kafan kemudian meletakkannya di dalam lubang-lubang pohon untuk membusuk.
 
 
 
10. Menara Kesunyian
Orang-orang Zoriastri percaya bahwa tubuh manusia adalah najis dan tidak boleh mencemari bumi setelah kematian melalui proses kremasi atau penguburan. Oleh karena itu tubuh-tubuh yang telah meninggal dibawa kesebuah tempat yang disebut menara kesunyian untuk diupacarai. Menara ini biasanya berupa dataran tinggi dipegunungan, mayat ditinggalkan diatas menara untuk dimangsa binatang dan bakteri. Ketika tulang-tulangnya telah kering dan melepuh oleh sinar matahari, maka mereka akan terkumpul dan menyatu dengan batuan kapur.

No comments:

Post a Comment